Fitur Utama
Dirancang buat operasi mining profesional — aman, scalable, minim downtime
Tunnel Enkripsi Full Trafik
Pain Point
Trafik mining plaintext di jaringan rumit gampang ketahuan, di-throttle, atau diblokir ISP. Sniffing dan hijack hashrate bukan cuma teori.
Solution
HashRelay nambahin lapisan enkripsi antara rig dan pool. Client wrap trafik Stratum ke tunnel TLS 1.3 atau QUIC sebelum diteruskan ke relay server. ISP cuma lihat data HTTPS/QUIC.
Technical Highlights
- 1Mode sertifikat TLS 1.3 (rekomendasi buat produksi)
- 2TCP + AES-256-GCM buat lingkungan tanpa sertifikat
- 3TCP + ChaCha20-Poly1305 buat CPU low-end tanpa AES-NI
- 4QUIC buat jaringan lemah / lintas negara (latensi paling rendah)
Forward Multi-Pool & Multi-Coin
Pain Point
Farm multi-coin biasanya harus maintain proxy terpisah per coin — setting port berantakan, troubleshooting bikin pusing.
Solution
Satu instance HashRelay bisa forward banyak coin ke pool berbeda. Port 3333 → pool BTC, port 4444 → pool ETH. Rig nggak perlu diubah sama sekali.
Technical Highlights
- 1Forward transparan buat coin Stratum apapun
- 2Tiap mapping bisa diatur sendiri — alamat pool & agregasi
- 3Perubahan config langsung push ke client, tanpa restart
- 4Parsing Stratum per pool bisa di-on/off sendiri-sendiri
Agregasi Koneksi Rig
Pain Point
Farm besar dengan ribuan rig — tiap rig buka koneksi sendiri — boros bandwidth, berat di server, dan bisa kena ban dari pool.
Solution
Aggregation Engine parse Stratum di sisi client dan gabungkan ribuan request jadi beberapa koneksi upstream saja. 1.000 rig → 2 koneksi.
Technical Highlights
- 1Support Stratum V1, V1-Ethash, dan Stratum V2
- 2miners_per_conn atur rasio; default 500 rig/koneksi, auto-scale
- 3Partisi extranonce2 biar tiap rig punya search space unik
- 4Remap JSON-RPC ID biar nggak tabrakan request concurrent
Dashboard Operasi Terpadu & Alert
Pain Point
Tim ops bolak-balik aplikasi Bitmain, MicroBT, Canaan, dan lainnya — tampilan terfragmentasi, respons lambat. Miner offline berjam-jam tidak ketahuan; lonjakan reject harus cek situs pool manual.
Solution
HashRelay menggabungkan hashrate, uptime, reject rate, dan kesehatan hardware dalam satu dashboard operasi. Parsing Stratum sisi mirror berjalan async — tanpa dampak pada latency relay. Ambang batas terlampaui → Email, Telegram, Webhook langsung.
Technical Highlights
- 1Seluruh farm dalam satu layar — stop bolak-balik aplikasi vendor
- 2Miner offline: terdeteksi dalam hitungan detik
- 3Reject tinggi: alert mulai ≥30% (min. 10 share)
- 4Hashrate turun: deteksi sliding window, push multi-channel
Push Config Tanpa Restart
Pain Point
Proxy biasa harus restart tiap ganti config pool — rig disconnect sebentar, di farm besar ini fatal.
Solution
Admin ubah mapping lewat dashboard atau API; server simpan perubahan dan langsung push ke client node lewat koneksi persisten. Rig nggak ngerasain apa-apa.
Technical Highlights
- 1Event push: CREATED, UPDATED, ENABLED, DISABLED, DELETED
- 2Client update listener lokal tanpa restart
- 3Database atomik + push — konsisten
- 4Perubahan aktif dalam <1 detik
Dual Protokol TCP + QUIC
Pain Point
Packet loss tinggi di koneksi lintas negara bikin TCP jeblok. Tapi ada jaringan yang block UDP, QUIC nggak bisa dipakai.
Solution
HashRelay listen TCP dan QUIC sekaligus. Pilih protokol di config sesuai kondisi jaringan. Keduanya production-ready, bisa ganti kapan saja.
Technical Highlights
- 1QUIC: cocok buat jaringan lemah / lintas negara — tahan packet loss
- 2TCP + TLS cert: kompatibilitas terbaik buat datacenter stabil
- 3TCP + ChaCha20: cocok buat jaringan internal tanpa cert
- 4Kedua protokol aktif bersamaan; client pilih sesuai deploy
Auto-Reconnect Pintar
Pain Point
Jaringan goyah → koneksi putus → rig idle → hashrate & revenue hilang.
Solution
Client reconnect otomatis tanpa batas, interval default 5 detik. Listener Stratum lokal tetap hidup saat reconnect. Rig tetap submit share.
Technical Highlights
- 1Heartbeat Ping/Pong tiap 60 detik
- 23 heartbeat miss (~180 detik) → trigger reconnect
- 3Rig tetap submit share ke port lokal saat tunnel recovery
- 4Minimalkan kehilangan hashrate saat jaringan tidak stabil
Management API
Pain Point
Operasi manual di farm besar rawan salah dan lambat. Tim butuh kontrol programmatic buat pool, mapping, dan statistik.
Solution
REST API JSON lengkap di /api/v1/ — bisa di-script, integrasi CI/CD, atau otomatisasi sistem pihak ketiga.
Technical Highlights
- 1Kelola pool: CRUD lengkap
- 2Kelola port mapping + status live
- 3Kelola client node & generate token
- 4Endpoint statistik & event alert
Performa & Stabilitas Rust
Pain Point
Relay mining berjalan panas 24/7 dengan konkurensi masif. Bahasa skrip dan stack campuran memicu jeda GC, kebocoran memori, jitter — tidak bisa diterima di skala jutaan miner.
Solution
Jalur inti HashRelay ditulis Rust dari nol — keamanan memori, abstraksi zero-cost, pipeline zero-copy untuk forwarding kokoh dengan biaya CPU minimal.
Technical Highlights
- 1Rust full stack: relay, statistik, admin satu runtime
- 2Zero-copy: byte tetap di kernel jika memungkinkan
- 3Tanpa jeda GC: latency rendah di beban berkelanjutan
- 4Keamanan memori: hilangkan kelas bug saat compile
Telemetri Hardware & Riwayat
Pain Point
Masalah termal dan drift daya terdeteksi terlambat. Tiap vendor format berbeda — tidak ada tren lintas model.
Solution
HashRelay mengumpulkan suhu, daya, kecepatan kipas secara berkala. Penyimpanan terpadu dengan lookup rentang waktu memudahkan analisis akar masalah.
Technical Highlights
- 1Pengumpulan otomatis berkala, tanpa patroli manual
- 2Metrik inti: suhu, daya, RPM kipas
- 3Riwayat lengkap untuk perbandingan tren
- 4Terhubung ke dashboard operasi dan alert
Akses Konsol Miner Jarak Jauh
Pain Point
Web UI miner hanya di LAN. Tim remote tidak bisa masuk — harus ke lokasi atau VPN per rig.
Solution
HashRelay men-tunnel ke web UI tiap miner lewat saluran terenkripsi. Buka halaman konfigurasi, log, diagnostik dari mana saja — seperti Anda di lokasi.
Technical Highlights
- 1Miner tidak perlu IP publik
- 2Tunnel terenkripsi langsung ke web UI
- 3Troubleshooting kapan saja, di mana saja
- 4Akses dikontrol lewat platform relay
Wallboard Monitoring Operasi Terpadu
Pain Point
Farm multi-vendor berarti N aplikasi monitoring — hashrate, hardware, alert tersebar di banyak layar. Efisiensi ops anjlok.
Solution
Wallboard operasi HashRelay menampilkan hashrate, uptime, reject, dan telemetri hardware di pusat. Anomali di-highlight dan dinotifikasi otomatis — satu platform menggantikan N tool vendor.
Technical Highlights
- 1KPI seluruh farm dalam satu layar
- 2Highlight dan alert otomatis saat anomali
- 3Tampilan monitoring terpadu lintas vendor
- 4Siap untuk layar besar ruang kontrol